Tau Gak Sih (Trans 7)

Tau Gak Sih (Trans 7)

Mediaindonesia.web.id – Tau Gak Sih adalah program informasi yang menghibur. Dengan slogan Makin Mengetahui semakin banyak pengetahuan, Tau Gak Sih menyajikan berbagai topik informasi terkini mulai dari pariwisata, keahlian memasak, kerajinan, hobi hingga proses pembuatan. Voxpop gaya Ojip khas tentu memberikan nuansa menghibur untuk kemasan dan kehadiran informasi yang disajikan.

Namun para orangtua jangan khawatir. Masih ada televisi di Indonesia yang mampu “mencerdaskan” anak-anak kita, walau metodenya jauh berbeda dengan yang pernah dipopulerkan TVRI sekitar 30-20 tahun yang lalu. Konten acara-acara yang bersifat mendidik di Trans 7 lebih bersifat “edutainment” jika saya boleh bilang begitu. Lebih banyak unsur petualangannya menurut saya, namun rata-rata semuanya berupaya membuka wawasan anak-anak maupun kita yang menonton, bahwa dunia ini bukan hanya tentang apa yang sehari-hari mereka lihat di rumah ataupun sekolah.

Program acara berjudul “Tau Gak Sih?” milik Trans 7 ini sudah berjalan selama 3 tahun lebih. Program ini tetap bertahan dan disukai oleh masyarakat karena mengangkat hal-hal yang dianggap sepele dan sudah kita ketahui sehari-hari tapi kita tidak mengetahui arti dan makna dari hal tersebut.

Dhian Utami, Associate Producer, mengatakan kepada iyaa.com (27/4), “ide program Tau Gak Sih? ini berawal dari ide mengangkat hal-hal sepele, seperti kenapa lampu lalu lintas warnanya merah, kuning, dan hijau?, Kenapa dikatakan polisi tidur?, kenapa wortel berwarna orange?, dsb. Dari ide-ide kecil terzsebut tercetuslah program dengan slogan dan judul yang sama, yaitu Tau Gak Sih?.”

Baca juga : Hitam Putih

Awal mula penayangan Tau Gak Sih?, mengangkat topik bahasan tentang budaya, adat istiadat, dan sejarah suatu kota. Namun seiring perkembangannya dan mengikuti minat publik, program Tau Gak Sih bertransformasi dan merubah topiknya dengan megulas seputar makanan khususnya makanan tradisional.

Syari Wulandari, Producer Tau Gak Sih? mengatakan, “tema bahasan kuliner ini banyak disukai oleh publik berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh tim RCD (Research, Creatif, and Development) dari pihak Trans 7.” Tau Gak Sih semakin disukai oleh masyarakat dan berhasil meraih rating hingga double digit (mencapai hingga lebih dari 10%) dengan transformasi perubahan mereka.

Kini, dalam perjalanannya program Tau Gak Sih terus bertransformasi mengikuti perkembangan jaman dan minat publik agar dapat terus maju serta semakin disukai oleh mayarakat. Memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat tentang hal-hal kecil yang belum kita ketahui.

Related posts