Film Indonesia yang Mengusung Kisah Cinta SMA

Film Indonesia yang Mengusung Kisah Cinta SMA

Mediaindonesia.web.id – Ada yang bilang masa SMA adalah momen yang paling bahagia bahkan gak akan bisa dilupain gitu aja. Apalagi jika kenangan saat SMA itu bersamaan juga dengan kisah cinta pertamamu nih, pastinya akan semakin terus kamu kenang. Momen saat berseragam putih abu-abu itu tentunya tak akan bisa terulang kembali di dunia perkuliahan apalagi ketika sudah bekerja. Ketika rindu, tapi tak bisa kembali, mending kamu nonton film Indonesia ini untuk mengurangi rasa rindumu. Kisah cinta yang dikemas berbeda dalam setiap filmnya membuat kamu bisa bernostalgia deh, apa aja ya? Yuk langsung aja kita bahas mengenai beberapa film indonesia tentang kisah cinta Sma :

1. Ada Apa Dengan Cinta (2002)
Berbicara tentang masa SMA, tentu kamu pasti kebayang dengan sosok Cinta dan Rangga. Kisah asmara antara Cinta yang aktif di sekolah, dengan Rangga yang pandiam, pasti membuatmu bernostalgia dan baper.

Kisah cinta itu terjalin rapi ketika keduanya menyukai puisi, namun baik Cinta maupun Rangga sama-sama memendam rasa, ya namanya juga masih SMA. So, masih ingat gak dengan akhir cerita film yang sudah mempunyai sekuelnya ini?

2. Marmut Merah Jambu (2014)
Ketika memasuki masa SMA tentu kamu ingin jadi orang populer di sekolah sehingga banyak teman yang suka. Nah, film ini cocok banget deh ditonton. Mengangkat kisah Dika dan sahabatnya, Bertus, yang berusaha untuk menaikkan popularitas mereka di sekolah dengan banyak cara.

Akan tetapi, mereka gak bisa melihat bahwa ada perempuan yang suka sama mereka apa adanya. Tokoh Cindy yang selalu kasih dukungan kepada kedua sahabat ini ternyata malah menyukai Dika.

3. Dilan 1990 (2018)
Nah, kisah Dilan gak akan terlewatkan juga. Hubungan percintaan antara Dilan dan Milea ini memang diawali dengan kejadian konyol. Namun siapa sangka justru hal tersebut bisa membuat masa SMA mereka menjadi indah. Apalagi dengan sosok Dilan yang romantis nan puitis ini, tentu Milea akan terbuai olehnya.

Ya, meskipun gak sesuai harapan, memang cinta kadang tak bisa diprediksi endingnya. Apakah kisah cintamu dan dia juga kandas di tengah jalan?

Baca Juga : Rekomendasi Film Indonesia Tentang Bullying

4. Dear Nathan (2017)
Pasti ada di sekolah kamu yang pacaran padahal keduanya memilki sifat yang berbeda. Kisah ini pernah kamu alami gak? Film “Dear Nathan” ini mengisahkan hubungan asmara antara Salma, seorang cewek yang dikenal pintar dan aktif di OSIS, dengan Nathan yang lebih dikenal sebagai berandalan. Jalinan asmaranya sempat berlika-liku, namun keduanya tetap memilih bersama.

5. Refrain (2013)
Menyukai sahabat di sekolah? Kenapa gak, toh kita tak bisa memilih untuk jatuh cinta pada siapa. Film “Refrain” bercerita tentang persahabatan Niki dan Nata. Awalnya, memang Nata yang menyukai Niki secara diam-diam. Bahkan saking tak mau kehilangan sahabatnya itu Nata memilih untuk memendam rasa yang ada.

Namun, lambat laun Niki mengetahui perasaan Nata dan ternyata Niki juga memiliki perasaan yang sama dengan Nata.

Di Indonesia cukup terkenal Situs Judi Bola Terpercaya yakni SBOBET yang menyediakan berbagai macam permainan online yang bisa anda mainkan secara online dan aman menggunakan android anda

Dan bagi anda yang tertarik bermain judi bola di situs SBOBET dan belum memiliki ID, anda bisa segera melakukan Daftar Situs Judi Bola Terpercaya bersama Agen Judi Bola Terpercaya di Indonesia yang bisa anda cari di google.com ataupun melalui rekomendasi dari kawan-kawan anda.

Beberapa Film Indonesia yang Diadaptasi dari Novel

Beberapa Film Indonesia yang Diadaptasi dari Novel

Mediaindonesia.web.id – Industri perfilman Tanah Air semakin diminati oleh publik. Tidak mengherankan jika rumah-rumah produksi film semakin gencar dalam meningkatkan kualitas perfilman. Untuk menghasilkan film yang menarik, beberapa film Indonesia diadaptasi dari sebuah novel.

Saat ini, industri film Indonesia sedang diramaikan oleh dua film yang diadaptasi dari novel. Film Bumi Manusia dan Perburuan diadaptasi dari novel sastra karya Pramoedya Ananta Toer. Bahkan, Bumi Manusia sempat menduduki trending topic di Twitter.

Bumi Manusia berlatar masa penjajahan kolonial Belanda. Mengisahkan tentang perjuangan seorang pribumi dalam melawan pengadilan Belanda. Sedangkan Perburuan berlatar masa penjajahan kolonial Jepang. Perburuan mengisahkan tentang perjuangan seorang shodanco yang berjuang memerdekakan Indonesia.

Berikut film Indonesia yang diadaptasi dari novel di industri film nasional, 10 tahun terakhir.

1. Laskar Pelangi

Film Laskar Pelangi sempat menjadi pembicaraan publik pada 2008. Laskar Pelangi diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama. Laskar Pelangi mengisahkan tentang perjuangan anak-anak di Bangka Belitung dalam segala keterbatasannya. Mereka pantang menyerah untuk menggapai mimpinya.

Bisa dibilang, Laskar Pelangi merupakan film yang sukses di box office Indonesia. Film produksi Miles Films ini berhasil meraih 4,7 juta penonton. Dikabarkan, film Laskar Pelangi telah meraup Rp 165 miliar.

2. Critical Eleven

Critical Eleven rilis pada 5 Mei 2017. Film berjenis drama romantis ini menggandeng Adinia Wirasti dan Reza Rahadian sebagai bintang utama. Film Critical Eleven menjadi film pertama yang diadaptasi dari novel karya Ika Natassa.

Pada pertengahan 2017, Critical Eleven menjadi urutan ke-4 dalam film Indonesia terlaris. Critical Eleven telah disaksikan oleh 877 ribu penonton. Pendapatan kotor yang didapat film Critical Eleven sebesar Rp 30,7 miliar.

Baca Juga : Rumah Kentang The Beginning Bernuansa Horror

3. Danur: I Can See A Ghost

Danur diadaptasi dari sebuah novel berjudul Gerbang Dialog Danur karya Risa Saraswati. Film bergenre horor ini disutradarai oleh Suryadi. Film Danur diramaikan oleh Prilly Latuconsina, Sandrianna Michelle, Shareefa Daanish, Indra Brotolaras, dan Kinaryosih.

Danur mengisahkan tentang kehidupan Risa Saraswati (Prilly Latuconsina) sebagai anak indigo. Film ini berhasil meraih 2,7 juta penonton pada paruh 2017. Pendapatan kotor film Danur ditaksir mencapai Rp 95 miliar.

4. Dilan 1990

Film Dilan 1990 diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq dengan judul yang sama. Diperankan oleh Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla, film ini sukses membuat publik baper. Sesuai judulnya, tahun 1990 dipilih untuk menjadi latar film Dilan.

Dilan 1990 mengisahkan tentang perjuangan Dilan (Iqbaal Ramadhan) dalam merebut hati Milea (Vanesha Prescilla). Sejak pertama kali ditayangkan pada 25 Januari 2018, Dilan 1990 sukses meraih 4,3 juta penonton.

Acara Film Ini Sangat Mendidik Anak

Acara Film Ini Sangat Mendidik Anak

Mediaindonesia.web.id – Sekarang banyak yang merasakan, sangat sedikit pertunjukan berkualitas yang diperuntukkan bagi keluarga. Selain itu, hampir setiap pagi yang disajikan hanyalah program musik langsung. Di masa lalu, hampir setiap hari televisi menyajikan program berkualitas yang ditujukan untuk keluarga. Pada Hari Anak Nasional, Mediaindonesia.web.id mencoba mengingatkan Anda tentang masa lalu sebagai tontonan nostalgia, yang sering Anda saksikan bersama keluarga.

Berikut adalah beberapa daftar kontroversial dari masa lalu, yang telah dikompilasi oleh Mediaindonesia.web.id,

Unyil
Unyil adalah film seri televisi Indonesia, yang mengudara setiap Minggu pagi di TVRI.Selain di TVRI, Unyil dan kawan-kawannya berpindah haluan ke beberapa stasiun televisi swasta di Indonesia.Ada pun tokoh yang paling terkenal dalam serial unyil ini adalah; Unyil, Ucrit, Usro, Pak Raden, Pak Ogah, Meilani, dan lain-lain.

Si Komo
Pencetus ide cerita dari si Komo adalah, psikolog anak yang dulu aktif sebagai pendongeng di TVRI, Seto Mulyadi.Awalnya, si Komo tidak menggunakan boneka komodo, melainkan boneka binatang lain, yang dibeli oleh kak Seto, waktu dirinya berkunjung ke Disneyland, Amerika Serikat.Si Komo sangat identik dengan ‘si Komo Lewat’

Keluarga Cemara
Keluarga Cemara merupakan sinetron yang menceritakan kisah perjuangan keluarga Abah besesrta istri, dan anak-anaknya.6 Oktober 1996, adalah tayang perdana Keluarga Cemara di stasiun televisi swasta Indonesia.Yang terkenal dari penokohan Keluarga Cemara ini adalah, Abah, Emak, Agil, Euis, Ara, Pipin, dan lain-lain.Dan tak boleh ketinggalan, Opak. Sebagai sinetron mingguan, Keluarga Cemara mencapai jumlah episode ke 412.

Dado tukang koran
Berkisah tentang dua orang sahabat, Ading dan Dado, yang keduanya bekerja sebagai loper koran.Meski berbeda kelas dan usia, Ading dan Dado dua sahabat yang tak dapat dipisahkan. Dalam menjalani hari-harinya, keduanya kerap dihadapkan dengan permasalahan remaja saat itu. Namun, dengan persahabat yang dimiliki keduanya, dapat dengan mudah menyelesaikan masalah-masalah itu.

Petualangan Sherina
Petualangan Sherina hadir setelah perfilman Indonesia mengalami mati suri selama beberapa tahun lamanya.Berkat tangan dingin Mira Lesmana dan Riri Riza, dan akting yang memukau dari Sherina dan Derbi Romero, membuat film ini layak untuk ditonton berulang-ulang, dan ditonton oleh segala usia.

Baca juga : Film Ini Hanya Diketahui Anak 90an

Si Huma
Si Huma merupakan film animasi pertama Indonesia, yang ditayangkan dan diproduksi sekitar tahun 1983 di TVRI.Kartun ini sendiri diproduksi oleh PPFN, dan dibantu oleh UNICEF.Karakter dalam kartun ini Huma dan Widi.

Panji Manusia Millenium
Panji Manusia Millenium (PMM) Indonesia yang bercerita mengenai ‘pahlawan’ di era millenium.PMM pertama kali ditayangkan pada tahun 1999, dengan pemain utama Primus Yustisio, Tia Ivanka, Gracia Indri, dan Ayu Azhari.Sebanyak 50 episode. berhasil didapat PPM selama masa tayangnya