Rumah Kentang The Beginning Bernuansa Horror

Rumah Kentang The Beginning Bernuansa Horror

Mediaindonesia.web.idRumah produksi Hitmaker Studios memperkenalkan film anyar terbarunya yang bertajuk Rumah Kentang: The Beginning. Karya ini akan memiliki warna baru mengingat Rizal Mantovani yang akan menduduki kursi sutradara.

Beberapa film sebelumnya, sang produser Rocky Soraya senantiasa bekerja merangkap sebagai sutradara. Kali ini berbeda, sentuhan semi slasher yang biasa disuguhkan Rocky Soraya sepertinya takkan muncul.

“Ini lebih berbeda dengan film Hitmaker yang lain, karena dari produser kita juga mau coba hal yang lain. Dari ceritanya yang kemarin-kemarin itu kan semi slasher, a lot of blood, yang ini lebih ambience, cerita, terus lebih ke karakter,” ucap Luna Maya yang memerankan tokoh Sofi ditemui usai syuting Rumah Kentang: The Beginning di kawasan Pengalengan, Jawa Barat.

“Jadi horor benaran kalau kata Rocky. Dulu kan pakai setan yang berdarah-darah, di sini enggak begitu banget. Lebih ke cerita yang dibangun sehingga penonton bisa larut dalam suasana horornya,” imbuh Luna Maya.

Chemistry

Seperti di film Sabrina dan The Doll 2, Luna Maya akan dipasangkan dengan Christian Sugiono. Luna Maya pun mengaku tak menemui kendala berarti saat beradu akting dengan suami Titi Kamal tersebut.

Baca Juga : Film Sri Asih Akan Tayang Menyusul Gundala

“Cukup chemistry-nya karena sudah lama, film sebelumnya di Sabrina, di PH yang sama perannya juga suami istri. Jadi tinggal bikin sesuai dengan skrip. Di sini saya jadi Adrian, seorang penulis novel yang sukses, tetapi karena ada suatu hal jadi enggak sukses novelnya,” ucap Christian Sugiono.

“Aku jadi Sofi istrinya Adrian. Dia yang menulis novel, aku yang buat ilustrasi, kan ini settingan-nya tahun 80-an. Jadi novelnya ada ilustrasi,” timpal Luna Maya.

Dipadu dengan Fiktif

Sementara untuk Rumah Kentang: The Beginning, pengambilan cerita akan difokuskan pada kisah Rumah Kentang di Bandung, Jawa Barat. Cerita mistis yang beredar di masyarakat itu akan dipadukan dengan beberapa fiktif sebagai bumbu pelengkap.

“Aku enggak tahu di mana Rumah Kentangnya. Katanya ada banyak ya, enggak tahu mana yang asli. Ada yang di Bandung, Pondok Indah, Darmawangsa, dan Bogor. Nah kami ambil setting yang di bandung kayaknya. Sesuai base on true story. tapi ada fiktifnya juga. Dari banyak versi kami ambil yang bisa related,” tutup Luna Maya.

Related posts