Perempuan Tanah Jahanam Bukan Kaleng Kaleng

Perempuan Tanah Jahanam Bukan Kaleng Kaleng

mediaindonesia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Perempuan Tanah Jahanam Bukan Kaleng Kaleng. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Perempuan Tanah Jahanam Bukan Kaleng Kaleng

Perempuan Tanah Jahanam baru saja mendapat pengakuan internasional. Tak main-main, film horor ini bakal ditayangkan di Festival Film Sundance. Festival ini sendiri, akan digelar pada 23 Januari – 2 Februari 2020 Dalam festival film bergengsi dunia tersebut, Perempuan Tanah Jahanam bakal ditayangkan di program “Midnight”. Di sana, film ini ditayangkan dengan judul versi internasional, Impetigore.

Informasi ini dikabarkan langsung oleh sutradara Perempuan Tanah Jahanam, Joko Anwar”IMPETIGORE (Perempuan Tanah Jahanam) satu-satunya film Asia dalam kategori Midnight di Sundance 2020. Film-film yg pernah di kategori ini termasuk Hereditary & The Babadook,” cuitnya pada Kamis (5/12/2019) kemarin.Joko Anwar memang boleh berbangga. Pasalnya filmnya ini berhasil lolos setelah melewati tahap seleksi yang begitu ketat.”Kali ini total film 118 judul dari 27 negara. Cuma 2 film Asia. Total film yg diseleksi 15.100 judul,” tuturnya menambahkan.

Baca Juga : Remake Film Indonesia Jadi Asik

Di situs resmi Sundance, Perempuan Tanah Jahanam mendapat pujian tersendiri.”Meninggalkan tradisi jump scare dan arwah gentayangan demi narasi yang lebih menegangkan dan mengerikan, Anwar menghadirkan cerita hantu yang menggoncang,” begitu keterangan di situs Sundance.Performa Tara Basro juga dikomenatri positif. “Bintang langganan yang ia [Joko Anwar] kerap ajak kerja sama yakni Tara Basro, menampilkan Maya dengan kekuatan dan empati dalam pencarian jawaban yang terkubur di balik kulitnya.”Sementara itu, Perempuan Tanah Jahanam yang rilis pada 17 Oktober 2019 mencatat pencapaian penonton yang terbilang baik. Dalam situs filmindonesia.or.id, selama tayang film ini mencatat raihan 1.795.068 penonton dan menduduki posisi kelima film terlaris Indonesia 2019.

Related posts