MRT Gunakan Virtual Money

MRT Gunakan Virtual Money

mediaindonesia.web.id Salah satu fasilitas yang disediakan oleh pemkot DKI adalah dengan adanya MRT,kali ini MRT memfasilitaskan penumpangnya dengan Elektronik Money.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai MRT Gunakan Virtual Money. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai MRT Gunakan Virtual Money

“Kecepatan tap in pada passenger gate-nya hanya 0,2 detik. Jauh lebih cepat dibanding uang elektronik yang dikeluarkan perbankan yang sampai saat ini masih dalam level kecepatan 1,2-2 detik,” tutur Effendi.Penerbitan Jelajah MTT ini didukung oleh upaya penyempurnaan aspek teknis lainnya seperti fungsi card reader, ticket vending machine, dan layanan top up.Masyarakat pengguna MRT Jakarta dapat membeli Jelajah MTT di stasiun-stasiun terdekat dengan harga per kartu Rp 25.000.Untuk saat ini, masyarakat dapat melakukan tap in naik MRT Jakarta dengan menggunakan kartu perjalanan tunggal atau Single Trip Ticket (STT).

Selain itu, masyarakat dapat pula menggunakan uang elektronik berizin yang diterbitkan oleh perbankan yakni Bank Mandiri (e-money), BNI (Tap Cash, Jak Lingko), BRI (Brizzi), BCA (Flazz), Bank DKI (Jakcard).”Jelajah MTT ini terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya di wilayah DKI Jakarta,” imbuh Effendi.Dengan diterbitkannya Jelajah MTT, Effendi optimistis target meningkatkan angka ridership  hingga 100.000 orang per hari dapat tercapai. Hingga awal November 2019, jumlah penumpang yang menggunakan MRT Jakarta sebanyak 90.000 orang per hari.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan, PT MRT Jakarta akan menerapkan sistem pembayaran digital melalui pemindaian (scan) QR Code pada gawai. Sistem pembayaran ini secara resmi akan diluncurkan pada 1 Desember 2019. Saat ini, perusahaan sedang menguji dan mematangkan aplikasi perangkat lunak pendukung yang ditargetkan rampung akhir November ini.Demikian Direktur Keuangan dan Manajemen Korporasi PT MRT Jakarta Tuhiyat mengungkapkan rencana perusahaan saat Fellowship Program MRT 2019, di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Baca Juga : Uang Elektronik Jadi META Indonesia

“Apps MRTJ nanti berbasis Android dan IoS, bisa diunduh pada masing-masing gawai penumpang melalui appstore,” kata Tuhiyat.Menurut dia, QR Code mampu mempercepat dan mempermudah proses transaksi sekaligus  menunjang sistem pembayaran cardless.Hanya saja, pemindaian yang dilakukan harus benar-benar presisi dan tepat supaya proses transaksi berjalan lancar.QR Code sendiri merupakan kode matriks atau barcode dua dimensi yang berasal dari kata “Quick Response”.

Selain melalui QR Code, PT MRT Jakarta juga menawarkan tiga pilihan sistem transaksi yang bisa dipilih penumpang sesuai kebutuhan dan preferensinya.Ketiga sistem pembayaran itu adalah Jelajah Multi Trip Ticket (MTT) yang dirilis 25 November, Jelajah Single Trip Ticket (STT), dan Uang Elektronik (Unik) dari Perbankan.Untuk Jelajah MTT, imbuh Tuhiyat, fungsinya serupa uang elektronik. Pelanggan bisa menyimpan uang di MTT. Oleh karena fungsinya sama dengan uang elektronik, PT MRT Jakarta memerlukan izin dari Bank Indonesia (BI) yang sudah diterbitkan pada 14 November 2019, dengan Nomor 21/447/DKSP/Srt/B.

Related posts