Miracle In Cell Siap Versi Indo

Miracle In Cell Siap Versi Indo

mediaindonesia.web.id Ada Indro Warkop sampai Bran Domani yang siap mengisi Miracle in Cell No 7. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Miracle In Cell Siap Versi Indo. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Miracle In Cell Siap Versi Indo

Miracle in Cell No 7 menambah panjang daftar sinema Korea Selatan yang dibuat ulang dalam versi Indonesia.Hal ini diungkap dalam sebuah video Tik Tok yang diunggah di akun Instagram resmi sejumlah artis yang membintangi Miracle in Cell No 7 versi lokal ini. Yakni Indro Warkop, Tora Sudiro, Bryan Domani, dan Vino G Bastian.Keempatnya, bersama pemain pendukung Miracle in Cell No 7 lainnya, berjoget di depan kamera, lengkap dengan kostum napi.Di bagian akhir video, diungkap informasi bahwa Miracle in Cell No 7 ini akan dirilis pada tahun ini.

Film ini bakal digarap oleh Falcon Pictures, terlihat dari unggahan serupa yang dibagikan di akun Instagram resmi rumah produksi ini.”Miracle in Cell No. 7 Comingsoon 2020,” begitu isi caption @falconpictures_.Selain video Tik Tok ini, beberapa pemain film ini juga membagikan unggahan lain. Tora Sudiro misalnya, mem-posting foto yang memperlihatkan dirinya bersandar di pundak Indro Warkop.”Kemesraan ini.. Janganlah cepat berlalu… #MICN7,” tulis Tora Sudiro.

Sementara dalam Instagram Story-nya, Bryan Domani memberikan jawaban atas pertanyaan penggemar soal rambut gondrongnya. “Buat yang nanya kenapa jenggotan dan rambut panjang. ITU KENAPA! 2020 #miracleincellno7,” tulisnya.Pengumuman tentang Miracle in Cell No 7 versi Indonesia jelas mengagetkan para penggemar film di Tanah Air, terutama yang akrab dengan sinema Korea Selatan. Banyak yang tak sabar dengan versi lokal ini, dan tak sedikit pula yang penasaran dengan penyajian film ini nantinya.Apalagi Miracle in Cell No 7 adalah film yang tak hanya sukses secara finansial, tapi juga menyentuh hati para penontonnya.

Baca Juga : Pemerintahan Berbasis Elektronik Untungkan Masyarakat

Warganet pun ramai-ramai bereaksi di kolom komentar Indro Warkop dkk.”Film sedih ini.. Bakalan dibikin lucu kah? Di tunggu jadwal tayangnye hehe,” kata @agammsyarif.”Waaaaw ada versi indonya…kereeeen…. semoga sma2 mengharukan…,” tutur @helloctaoctata_.”Pernah nnt film koreanya.. Lucu campur sedih.. Semoga versi indonesianya jg sebagus versi asli korea..,” tulis @dayucintya90.Miracle in Cell no 7 sendiri berkisah tentang seorang pria dengan keterbelakangan mental yang terancam hukuman mati meski sebenarnya ia tak bersalah. Di sel, ia bersahabat dengan napi lain, yang lantas membantunya bertemu kembali dengan anak perempuannya. Caranya, adalah dengan menyeludupkan bocah tersebut ke dalam penjara.Film yang dibintangi Ryu Seung Ryong dan Park Sin Hye ini sukses besar, menarik 12 juta penonton dalam waktu 46 hari. Dilansir dari Wikipedia, Miracle in Cell no 7 adalah film ketujuh yang paling banyak ditonton sepanjang masa di industri perfilman Korea Selatan.

Film Jadul Indo Asoy Indehoy

Film Jadul Indo Asoy Indehoy

mediaindonesia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  film jadul yang dicari karena diisi dengan adegan hot dan asoy. Berikut ini artikel yang memberikan daftar film-film jadul yang dicari banyak orang karena alasan indehoy .

1. Bernapas Dalam Lumpur
Film lawas yang diarahkan oleh sutradara Turino Djunaedy dan Zainal Abdi ini menggaet Suzanna sebagai pemeran utama. Film ini menampilkan banyak adegan seks dan perkosaan hampir di sepanjang filmnya.

Bahkan tidak jarang beberapa penonton film Indonesia mencari film ini hanya untuk menampilkan adegan dimana Suzanna atau pemeran lainnya yang sedang berhubungan seks, dan tapa sensor!

2. Yang Muda Yang Bercinta
Sebelum menjadi penyair, WS Rendra pernah bermain di film panas. Bersama Yati Octavia, WS Rendra tampil di film Yang Muda Yang Bercinta yang aslinya merupakan film drama romantis.

Namun, di film ini sangat banyak ditemukan berbagai macam adegan yang menampilkan asoy indehoy antara WS Rendra dan Yati Octavia.

3. Bangkitnya Si Mata Malaikat
Salah satu ciri khas dari film lawas Indonesia adalah kehadiran film dengan genre silat. Salah satu yang menarik perhatian adalah film Bangkitnya si Mata Malaikat.

Pemeran utamanya saat itu adalah Advent Bangun yang berperan sebagai si Mata Malaikat. Dalam beberapa adegan, peran si Mata Malaikat terlibat dalam adegan sex, karena cerita di film tersebut melibatkan Mata Malaikan jatuh cinta dengan seorang gadis desa.

Pada suatu kesempatan di tengah-tengah hutan, Mata Malaikat akhirnya tidak kuat lagi menahan nafsunya dan melepas rasa birahinya kepada karakter wanita yang dicintainya.

Baca Juga : Film Horror Indo Ready Tonton Ulang

4. Cinta dan Nafsu
Judul filmnya memang mengundang banyak pikiran-pikiran liar di kepala penonton. Apalagi jika bicara pemerannya, film ini mengandeng Ibra Azhari dan Feby Lawrence.Pada jaman dahulu, dua pemeran ini sudah akrab dan identik dengan film-film “panas.” Di film ini terdapat banyak adegan liar yang membuat detak jantung kamu berdegup dengan kencang.Karena tentu saja, Ibra dan Feby selalu menampilkan akting-akting yang memang mengajarkan kamu tentang pendidikan sex.

5. Montir Montir Cantik
Nama artis senior Eva Arnaz pada masa lalu dikenal sebagai bomb sex Indonesia. Nah, di film ini Eva Arnaz bekerja sebagai seorang montir yang kemudian jatuh cinta dengan salah satu pelanggannya.

Pertemuan ini membuat keduanya akhir jatuh cinta. Selanjutnya, bisa ditebak, Eva Arnaz dan pemeran yang menjadi pasangannya lebih banyak memadu cinta. Salah satu adegan yang sengaja dipercepat adalah ketika mereka berdua bercinta di kamar mandi.

6. Panther
Jika di awal tahun, film dari Marvel, Black Panther menjadi hits, maka pada masa lalu sebuah film berjudul Panther pun pernah menggapai sukses. Film Panther merupakan salah satu film aksi laga plus dewasa.Pemeran utamanya adalah Barry Prima dan aktris cantik saat itu Malfin Shayna. Meskipun film aksi, namun banyak adegan panas dengan yang ditampilkan antara Barry Prima Malfin Shayna

7. Godaan
Film jadul Indonesia lainnya merupakan film drama yang berjudul Godaan. Pemerannya saat itu adalah Wieke Widowati dan Henry Surentu yang menampilkan banyak adegan-adegan menggairahkan. Meskipun film drama percintaan, namun banyak adegan-adegan percintaan yang sangat “dalam” antara Wieke Widowati dan Henry Surentu.Salah satunya adalah adegan ranjang yang melibatkan keduanya terlihat samar di balik kelambu.

8. Getaran Nafsu
Film berikutnya adalah Getaran Nafsu yang memang akan mengajak kamu merasakan getaran-getaran kecil di sepanjang filmnya. Apalagi kalau pemerannya adalah Ibra Azhari yang bersanding dengan Windy Chyndiana dan Diaz Astiza.Selain banyak adegan yang menampilkan keseksian perempuan, namun juga banyak adegan-adegan ranjang yang memang benar membuat tubuh kamu bergetar.

9. Wanita Jelmaan
Selain Eva Arnaz, nama Sally Marcelina dan Ranieta Manopo sebagai simbol seks film-film Indonesia. Banyak sekali adegan panas di dalam film ini, salah satunya adalah ketika adegan Ranieta Manopo yang sedang bercinta di dalam bathup bersama lawan mainnya dan hanya menggunakan pakaian tipis yang bisa terlihat langsung oleh mata penonton.

10. Pengantin Pantai Biru
Film yang benar-benar liar dan bercerita tentang Meriam Bellina dan Sandro Tobing yang tinggal di sebuah pantai yang jauh dari kehidupan modern. Nah, salah satu budaya di pulau ini adalah penduduknya yang tidak mengenakan pakaian sama sekali.

Hasilnya, akting Meriam dan Sandro Tobing di film ini benar-benar meningkatkan gairah kamu karena adegan yang diambil memang memperlihatkan keduanya tanpa busana.

Sinar Indonesia Baru

Sinar Indonesia Baru

Sinar Indonesia Baru – Setelah pembredelan, surat kabar ini terbit dengan nama Suara Pembaruan.Surat kabar Indonesia telah terbit kembali pada tahun 2001 setelah dibredel pada tahun 1986.

Seiring dengan perkembangan waktu, Sinar Harapan terus berkembang menjadi koran nasional terkemuka serta dikenal sebagai “raja koran sore”. Sebagai ilustrasi, pada tahun 1985 Sinar Harapan telah terbit dengan oplah sekitar 250.000 eksemplar. Jumlah karyawan yang semula (tahun 1961) sekitar 28 orang telah membengkak menjadi sekitar 451 orang (tahun 1986).

Pendiri dan Pemimpin Umum Harian Sinar Indonesia Baru Gerard Mulia Panggabean meninggal dunia di RS Elizabeth Singapura, Kamis (20/1) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Baca Juga:

Penanggung jawab Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) Victor Siahaan yang dihubungi ANTARA di Medan, Jumat, mengatakan, tokoh pers Sumut itu meninggal dunia setelah menjalani dua kali operasi jantung.

Awalnya, pendiri dan Pemimpin Umum Harian SIB yang sering dipanggil GM Panggabean itu menjalani operasi jantung sekitar pukul 02.30 WIB.

Namun setelah operasi itu berakhir, kondisi GM Panggabean masih belum membaik sehingga operasi jantungnya dilanjutkan.

Setelah operasi kedua tersebut, tim medis RS Elisabeth Singapura membawa GM Panggabean ke ruang ICU untuk diistirahatkan guna pemulihan.

Namun dalam proses pemulihan tersebut, GM Panggabean menghembuskan napas terakhirnya, kata Victor.

Saat ini, kata dia, jenazah GM Panggabean masih disemayamkan di RS Elizabeth Singapura didampingi isterinya R Boru Hutagalung beserta anak dan menantu.

Jenazah GM Panggabean yang juga Penasehat Panitia Pembentukan Provinsi Tapanuli itu akan dibawa ke Medan pada Sabtu (22/1).

Setelah upacara penghormatan terakhir, jenazah GM Panggabean akan dimakamkan pada Selasa (25/1).

Victor Siahaan belum mengetahui tempat pemakaman jenazah GM Panggabean apakah di kampung halamannya di Sibolga atau di Kota Medan.