Film Indonesia yang Mengusung Kisah Cinta SMA

Film Indonesia yang Mengusung Kisah Cinta SMA

Mediaindonesia.web.id – Ada yang bilang masa SMA adalah momen yang paling bahagia bahkan gak akan bisa dilupain gitu aja. Apalagi jika kenangan saat SMA itu bersamaan juga dengan kisah cinta pertamamu nih, pastinya akan semakin terus kamu kenang. Momen saat berseragam putih abu-abu itu tentunya tak akan bisa terulang kembali di dunia perkuliahan apalagi ketika sudah bekerja. Ketika rindu, tapi tak bisa kembali, mending kamu nonton film Indonesia ini untuk mengurangi rasa rindumu. Kisah cinta yang dikemas berbeda dalam setiap filmnya membuat kamu bisa bernostalgia deh, apa aja ya? Yuk langsung aja kita bahas mengenai beberapa film indonesia tentang kisah cinta Sma :

1. Ada Apa Dengan Cinta (2002)
Berbicara tentang masa SMA, tentu kamu pasti kebayang dengan sosok Cinta dan Rangga. Kisah asmara antara Cinta yang aktif di sekolah, dengan Rangga yang pandiam, pasti membuatmu bernostalgia dan baper.

Kisah cinta itu terjalin rapi ketika keduanya menyukai puisi, namun baik Cinta maupun Rangga sama-sama memendam rasa, ya namanya juga masih SMA. So, masih ingat gak dengan akhir cerita film yang sudah mempunyai sekuelnya ini?

2. Marmut Merah Jambu (2014)
Ketika memasuki masa SMA tentu kamu ingin jadi orang populer di sekolah sehingga banyak teman yang suka. Nah, film ini cocok banget deh ditonton. Mengangkat kisah Dika dan sahabatnya, Bertus, yang berusaha untuk menaikkan popularitas mereka di sekolah dengan banyak cara.

Akan tetapi, mereka gak bisa melihat bahwa ada perempuan yang suka sama mereka apa adanya. Tokoh Cindy yang selalu kasih dukungan kepada kedua sahabat ini ternyata malah menyukai Dika.

3. Dilan 1990 (2018)
Nah, kisah Dilan gak akan terlewatkan juga. Hubungan percintaan antara Dilan dan Milea ini memang diawali dengan kejadian konyol. Namun siapa sangka justru hal tersebut bisa membuat masa SMA mereka menjadi indah. Apalagi dengan sosok Dilan yang romantis nan puitis ini, tentu Milea akan terbuai olehnya.

Ya, meskipun gak sesuai harapan, memang cinta kadang tak bisa diprediksi endingnya. Apakah kisah cintamu dan dia juga kandas di tengah jalan?

Baca Juga : Rekomendasi Film Indonesia Tentang Bullying

4. Dear Nathan (2017)
Pasti ada di sekolah kamu yang pacaran padahal keduanya memilki sifat yang berbeda. Kisah ini pernah kamu alami gak? Film “Dear Nathan” ini mengisahkan hubungan asmara antara Salma, seorang cewek yang dikenal pintar dan aktif di OSIS, dengan Nathan yang lebih dikenal sebagai berandalan. Jalinan asmaranya sempat berlika-liku, namun keduanya tetap memilih bersama.

5. Refrain (2013)
Menyukai sahabat di sekolah? Kenapa gak, toh kita tak bisa memilih untuk jatuh cinta pada siapa. Film “Refrain” bercerita tentang persahabatan Niki dan Nata. Awalnya, memang Nata yang menyukai Niki secara diam-diam. Bahkan saking tak mau kehilangan sahabatnya itu Nata memilih untuk memendam rasa yang ada.

Namun, lambat laun Niki mengetahui perasaan Nata dan ternyata Niki juga memiliki perasaan yang sama dengan Nata.

Di Indonesia cukup terkenal Situs Judi Bola Terpercaya yakni SBOBET yang menyediakan berbagai macam permainan online yang bisa anda mainkan secara online dan aman menggunakan android anda

Dan bagi anda yang tertarik bermain judi bola di situs SBOBET dan belum memiliki ID, anda bisa segera melakukan Daftar Situs Judi Bola Terpercaya bersama Agen Judi Bola Terpercaya di Indonesia yang bisa anda cari di google.com ataupun melalui rekomendasi dari kawan-kawan anda.

Rekomendasi Film Indonesia Tentang Bullying

Rekomendasi Film Indonesia Tentang Bullying

Mediaindonesia.web.id – Dari tahun ke tahun, kasus bullying memang merupakan kasus yang selalu saja terjadi. Bahkan tidak jarang, perilaku negatif ini memakan beberapa korban dan berakhir pada sebuah kematian. Sebagai pengingat bahwa perilaku bullying merupakan perilaku yang tidak baik untuk dilakukan. Para sineas Indonesia akhirnya membuat beberapa film yang menggambarkan kasus bullying yang marak terjadi di sekitar kita. Dari film-film tersebut, kita bisa mengambil pelajaran bahwa bullying menjadi tugas kita bersama untuk mengatasinya. Berikut ada beberapa film Indonesia yang menceritakan tentang bullying.

1. Film Sajen
Pertama ada film Sajen. Film yang dirilis pada tahun 2018 ini menceritakan tentang seorang Alanda (Amanda Manopo) yang memiliki niat untuk menghentikan tradisi bullying di sekolahnya. Namun sayang, usahanya untuk bisa mengentikan tradisi tersebut malah berbalik kepadanya. Alanda justru menjadi korban bullying selanjutnya dan berakhir pada sebuah kematian.

Hal yang dapat kira ambil hikmahnya dari film Sajen adalah disaat kita melihat sebuah kasus bullying, kita tidak boleh diam saja. Cobalah untuk melawan dan meminta pertolongan kepada orang-orang terdekat kita. Terlebih kita harus bisa terbuka dan tidak ada yang dirahasiakan dari orang tua.

2. Film Aib Cyberbully
Dari judulnya saja, kita pasti sudah bisa mengetahui bahwa film ini merupakan aksi untuk mencegah terjadinya kasus bullying. Film yang ditulis oleh Amar Mulkhi ini menceritakan tentang sekumpulan anak SMA yang bersahabat, namun mereka harus terjebak dalam sebuah permainan sadis yang berujung pada kematian. Permainan ini mengharuskan satu sama lain saling menteror agar bisa terlepas dan saling membuka aib satu sama lain.

Film Aib Cyberbully mengajarkan kepada kita untuk bisa memanfaatkan media sosial dengan baik dan dilarang keras untuk menjelekan atau membuka aib satu sama lain. Meskipun bagi mereka ini merupakan sebuah permainan, namun jelas-jelas ini menjadi tindakan yang tidak baik dan hanya akan memakan korban saja.

IDNPlay Poker atau idnpoker play adalah tempat bermain poker online uang asli yang bisa di mainkan melalui pc atau smartphone anda. Idnplay memiliki server khusus yang dikenal dengan nama IDN Poker sebagai server utama yang menyediakan permainan idnplay poker, idnplay super10, idnplay live poker, idnplay ceme, idnplay bandar ceme, idnplay omaha, dan idnplay capsa.

Download IDN Poker Versi 1.1.14.0 kini bisa anda lakukan secara mudah, aman dan gratis melalui aplikasi yang telah tersedia disitus utama IDN Poker Online yakni unitedpoker99 yang merupakan situs agen idnplay poker terpercaya dan terbaik saat ini di Indonesia

3. Film Sunyi
Film yang menceritakan tentang kasus bullying ini masih bergenre horor ternyata. Film Sunyi menceritakan tentang Alex (Angga Yunanda), seorang anak laki-laki yang baru saja masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dan selalu mendapatkan perlakukan kasar dan kurang baik dari senior-seniornya. Seperti film-film sebelumnya, akibat dari kasus ini pun, memakan korban jiwa.

Film Sunyi mengajarkan kepada kita untuk saling menghargai satu sama lain. Bagi kamu yang sekarang ini sedang menjadi kakak kelas, cobalah untuk memberikan contoh yang baik kepada adik kelasnya. Bagi kamu yang terbilang adik kelas pun, harus menghormati dan saling membantu satu sama lain dengan kakak kelas.

Baca Juga : Beberapa Film Horor Indonesia Paling Seram

4. Film Ayah Mengapa Aku Berbeda?
Film Ayah Mengapa Aku berbeda menceritakan tentang Angel, seorang anak remaja yang menderita tunarungu. Karena kekuranganya tersebut, tidak jarang Angel sering sekali mendapatkan perlakukan kurang baik dari teman-temannya. Namun meskipun begitu, dia tetap semangat dan pantang menyerah untuk membuktikan kepada teman-temannya, bahwa dia pun bisa normal seperti mereka.

Bagi kamu yang akan menonton film ini. Persiapkan tissu dari sekarang guys. Karena film ini mengajarkan kepada kita untuk tidak pernah takut untuk bermimpi dan mempunyai cita-cita. Jangan pernah menjadikan kekurangan sebagai alasan untuk tidak meraih mimpi.

5. Film Sweet Heart
Masih membahas kasus bullying dikalangan remaja. Film Sweet Heart menceritakan tentang Nina yang selalu mendapatkan perlakukan kurang baik dari salah satu geng paling terkenal di sekolahnya. Banyak sekali hal yang bisa kita ambil hikmahnya dari film yang rilis pada tahun 2010 ini. Seperti perilaku bulyying yang seharusnya tidak dilakukan, hingga kenakalan-kenakalan remaja yang harus kita jauhi dari sekarang.

Film ini dibintangi oleh Marcel Chandrawinata, Aurelie Moeremans, Sabai Morscheck, Joanna Alexandra dan masih banyak lagi para bintang yang menjadi pemain dalam film Sweet Heart.

Apa pun alasannya, perilaku bullying merupakan perilaku yang tidak bisa dibenarkan. Mari kita memberantas perilaku ini, agar tidak kembali jatuh korban-korban selanjutnya

Beberapa Film Horor Indonesia Paling Seram

Beberapa Film Horor Indonesia Paling Seram

Mediaindonesia.web.id – Meski bikin takut, salah satu daya tarik film horor adalah karena penasarannya. Nah, harus diakui kalau sekarang ini film horor Indonesia sudah mengalami banyak kemajuan yang gak kalah dengan film-film horor luar. Premis misteri yang dikemas dengan cerita horor mampu membangkitkan adrenalin sekaligus rasa takut yang kadang bikin kepikiran. Apalagi beberapa film di bawah ini. Diakui sebagai film horor Indonesia paling seram, kamu paling takut nonton yang mana sih?

1. Jelangkung (2001)
Kamu pasti gak asing lagi deh mendengar kalimat “Datang tak dijemput, pulang tak diantar…” tagline tersebut berasal dari film Rizal Mantovani yang tayang tahun 2001. Mengangkat cerita soal legenda kuno pemanggilan arwah, dijamin kamu bakalan auto mimpi buruk setelah nonton!

2. Pocong 2 (2006)
Diperankan oleh Revalina S Temat, Ringgo Agus Rahman dan Risty Tagor, film ini diakui menjadi salah satu film horor paling seram yang menyuguhkan cerita yang sangat relate dengan kehidupan sehari-hari. Bikin bulu kuduk berdiri sepanjang nonton, kamu sudah pernah nonton belum?

3. Kuntilanak (2006)
Salah satu hantu yang paling sering muncul di kebanyakan film horor Indonesia kebanyakan, Kuntilanak yang ini bisa dibilang yang paling seram dan berhasil bikin kepikiran bahkan setelah selesai nonton. Film ini diperankan oleh Evan Sanders dan Julie Estelle serta disutradarai oleh Rizal Mantovani.

4. Rumah Dara (2010)
Gak melulu soal hantu, horor thriller menjadi genre yang menyeramkan dan bisa bikin penontonnya ketakutan bukan main. Seperti yang dilakukan oleh Rumah Dara yang tayang tahun 2010 ini. Diperankan oleh Shareefa Danish, film ini bercerita tentang pembunuhan sadis yang sarat akan pembantaian dan darah. Cocok buat kamu yang suka jenis film gore.

5. Danur (2017)
Diperankan oleh Prilly Latuconsina, ceritanya adalah tentang Risa yang berteman dengan makhluk tak kasat mata. Film yang diangkat dari buku karya Risa Saraswati ini mampu bikin penonton merinding sepanjang film. Sudah nonton belum?

6. Kuntilanak 2 (2018)
Sebagian besar pemainnya adalah anak kecil, nyatanya Kuntilanak 2 mampu menghadirkan cerita yang gak kalah menarik untuk ditonton. Film besutan sutradara Jose Purnomo ini berhasil bikin penonton kagum dengan kengerian natural yang disuguhkan. Apalagi lantunan lagu Lingsir Wengi yang cukup melegenda menjadi salah satu soundtrack paling bikin frustasi di film ini. Serem!

Baca Juga : Fakta Menarik Film SIN Yang Diangkat Dari Novel

7. Sebelum Iblis Menjemput (2018)
Mendapat sambutan meriah saat penayangannya, film yang diperankan oleh Chelsea Islan dan Pevita Pearce ini mampu bikin syok saking seramnya. Teror yang padat dibarengi dengan gore yang cukup jelas, Sebelum Iblis Menjemput merupakan salah satu film horor layak tonton

8. Kafir (2018)
Film horor yang mengambil setting era 70 hingga 80an membuat Kafir memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton. Apalagi film ini dikemas dengan misteri yang bikin frustasi serta skoring yang kece. Must watch!

9. Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018)
Menuai banyak pujian, film karya Anggi Umbara dan Rocky Soraya ini mampu menghidupkan kembali nostalgia ratu horor Suzzanna. Pemeran utamanya, Luna Maya, mampu mengecoh penonton dengan akting dan kepiawaiannya berakting.

10. Pengabdi Setan (2017)
Menjadi pelopor dari semua film horor dengan premis penyembahan berhala, film karya Joko Anwar ini mampu meraih kesuksesan saat penayangannya. Bikin stres, frustasi hingga mimpi buruk setelah nonton, kamu yang belum menyaksikannya harus banget memasukkan Pengabdi Setan dalam daftar tontonanmu.

Fakta Menarik Film SIN Yang Diangkat Dari Novel

Fakta Menarik Film SIN Yang Diangkat Dari Novel

Mediaindonesia.web.id – Falcon Pictures kembali memperkenalkan film terbarunya yang berjudul “SIN”. Diangkat dari novel best seller karya Faradita, film ini siap tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 10 Oktober 2019 mendatang. Film yang disutradarai oleh Herwin Novianto ini dibintangi oleh beberapa selebritis Tanah Air seperti Bryan Domani, Mawar De Jongh, Jerome Kurnia, Carmela Van De Kruk, Ali Assegaf. Tak hanya itu, film ini juga dibintangi aktor senior Jeremy Thomas, Hans De Kreker, Mathino Lio, Adhitya Alkatiri, Jessica Taroreh, Ciara Brosnan, Junior Robert, dan Dannia Salsabila.

Film “SIN” mengisahkan tentang percintaan anak SMA antara Meta dan Rega. Namun, ada sesuatu yang gak biasa dalam hubungan mereka. Yups, mereka berdua ternyata adalah saudara kandung, hal ini sesuai dengan tagline posternya, “Saat kekasihmu adalah kakakmu sendiri”. Selain peluncuran poster secara resmi, para cast juga membocorkan karakter yang diperankan oleh masing-masing pemain. Semuanya akan diulas dalam beberapa fakta mengenai film SIN berikut ini.

1. Karakter yang diperankan masing-masing pemain
Mawar Eva berperan sebagai Meta, sosok primadona sekolah yang merasa kalau semua cowok ingin jadi pacarnya. Sedangkan Bryan Domani memerankan Raga, sosok introvert yang belum pernah jatuh cinta. Tapi, semuanya berubah ketika Raga bertemu dengan Meta.

Sementara itu, aktor senior Jeremy Thomas berperan sebagai Rendrick. “Rendrick ini sosok yang menyambungkan takdir demi takdir,” ucapnya.

Hans De Kraker sebagai Papahnya Raga yang workaholic abis. Ciara Brosnan memerankan sosok Meta kecil, Jerome Kurnia sebagai Kevin yang merupakan sahabat Raga satu-satunya. Sedangkan Martino Lio sebagai Leo yang merupakan pengembangan karakter dalam film “Sin”.

Ali Seggaf sebagai Adit, sosok yang suka cari perhatian kepada Meta. Carmela Van De Kruk sebagai Lala, sahabat Meta dan Steffani yang diperankan oleh Dannia Salsabila. Jessica sebagai adiknya Raga yang sangat manja kepada keluarganya. Untuk Adhitya Alkatiri sebagai seseorang yang membenci Raga.

2. Kata sutradara tentang pemilihan pemain
Sang Sutradara, Herwin Novianto menjelaskan bagaimana proses pemilihan pemain. Pemilihan pemain film “SIN” merupakan hasil diskusi panjang antara dirinya dan sang produser. Menurutnya, pemain yang dipilih adalah seleb yang memiliki totalitas dalam berakting.

“Kita diskusi dengan produser untuk pemilihan pemain. Pemain yang memang harus totalitas dalam berakting,” ujar Herwin.

Sebagai contohnya ketika dia memilih sosok artis yang cocok memerankan karakter Meta. Menurutnya, Mawar dipilih memerankan Meta setelah dirinya melihat akting Mawar yang baik di film-film sebelumnya.

“Begitu juga dengan Bryan. Dia ikut proses casting dan saya yakin kalau dia bisa memerankan Raga,” tambahnya.

3. Proses syuting”SIN” yang menyenangkan
Sebelum memasuki tahap syuting, para pemain rupanya mengikuti workshop seperti pendalaman karakter sampai reading selama satu bulan untuk mendapatkan chemistry satu sama lain. Jerome Kurnia mengaku sangat antusias mendapatkan karakter yang pas dengan dirinya di film ini.

“Sampai saya nanya ke sutradara perlu ubah penampilan atau gak, ternyata gak. Karena karakter ini udah saya banget pokoknya lah,” timpalnya.

Marthino Lio juga bercerita kalau selama proses syuting ternyata susah untuk serius, “Kalau udah ketemu mereka jadinya bercanda terus,” ujarnya.

Syuting film “SIN” sendiri hanya memerlukan waktu selama 26 hari.

Baca Juga : Film Bioskop Indonesia Yang Rilis Oktober 2019

4. Bryan Domani dapatkan treatment khusus
Ada yang berbeda dari penampilan Bryan dari biasanya. Postur tubuh Bryan tampak semakin kekar. Rupanya, Bryan harus membentuk otot tubuhnya untuk mendalami karakter Raga yang ternyata pemain boxing. Tak hanya itu, menurut Herwin, Bryan mendapatkan treatment khusus berupa pelatihan tinju eksklusif bersama petinju Daud Jordan.

“Proses latihan sama Daud Yordan selama 3 bulan sebelum proses syuting,” ucap Herwin.

Bahkan, Bryan juga harus makan daging yang banyak. “Aku sih disuruh makan daging sama Daud Yordan, pertamanya enak sih, tapi lama-lama eneg juga. Ya dijaga makannya aja, Raga kan pemain boxing,” timpal Bryan.

5. “The story about all of us”
Walaupun tidak semua adegan dalam novel diterapkan di film, namun sutradara dan penulis naskah sudah menyiapkan banyak kejutan di dalamnya. Seluruh tokoh mempunyai kisahnya masing-masing dan saling bergantung satu sama lain untuk menyatukan kisah “Sin” secara keseluruhan. Hal ini seperti yang dikatakan Jerome bahwa kunci rahasia dari Raga ada di ayahnya Raga sendiri.

Sedangkan Martino Lio yang berperan sebagai Leo, yang merupakan tokoh tambahan dari film ini juga mempunyai peran penting. “Walaupun perannya sedikit, tapi gue jadi kunci pencerahan buat si Raga,” ujarnya.

Bryan pun menambahkan bahwa film “SIN” bukan hanya bercerita tentang Meta dan Raga saja, “The story about all of us,” tambahnya.

Kamu makin penasaran dengan filmnya? Jangan khawatir, kamu bisa menontonnya di bioskop pada tanggal 10 Oktober 2019. Catat ya tanggalnya.

Film Bioskop Indonesia Yang Rilis Oktober 2019

Film Bioskop Indonesia Yang Rilis Oktober 2019

Mediaindonesia.web.id – Para penikmat film Indonesia tentunya sudah tidak sabar menantikan kehadiran bulan Oktober. Di bulan Oktober nanti akan hadir film-film keren Indonesia dengan beragam genre, yang pastinya gak kalah menariknya dari film-film yang tayang di bulan September ini.

Genrenya pun lebih beragam, lho guys, mulai dari horor, komedi, romantis, religi, bahkan film biopik juga akan hadir, lho di bulan Oktober nanti. Penasaran apa saja film yang akan rilis bulan Oktober nanti? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Bebas
Film Indonesia yang pertama kali rilis di bulan Oktober adalah film Bebas. Film bergenre komedi yang disutradarai oleh Riri Riza ini, merupakan adaptasi dari film Korea dengan judul Sunny yang rilis tahun 2011 lalu.

Para aktris dan aktor ternama Indonesia turut andil, lho dalam film yang diproduksi oleh Miles Films ini, mereka adalah Baim Wong, Marsha Timothy, Susan Bachtiar, Indy Barends, dan Widi Mulia. Film tentang persahabatan ini, dijadwalkan akan rilis pada 3 Oktober 2019.

Permainan Judi IDN Poker Texas holdem sudah menjamur dimana-mana, terima kasih kepada IDN Poker yang telah membawa permainan ini menjadi permainan poker online yang menggunakan uang asli Rupiah di Indonesia. sehingga bisa dimainkan dimana saja dan kapan saja melalui smartphone oleh semua orang. Berhubung semua orang bisa memainkannya maka semakin susah untuk memenangkan setiap permainan poker karena setiap orang pasti akan mengevaluasi dan meningkatan kemampuan bermainnya setelah mereka kalah.

2. Cinta Itu Buta
Film kedua yang akan rilis di bulan Oktober yaitu film Cinta Itu Buta. Film yang disutradarai oleh Rachmania Arunita ini, diadaptasi dari film Filipina yang berjudul Kita-Kita. Film bergenre komedi romantis ini dibintangi oleh aktris Shandy Aulia, dan komika Didit Mulyanto, serta aktor Korea Selatan yaitu Chae In Woo.

Film Cinta Itu Buta menceritakan tentang Diah, seorang pemandu wisata di Busan, Korea Selatan. Diah telah bertunangan dengan pria lokal, yaitu Jun-ho (Chae In Woo). Yuk, saksikan di bioskop di kotamu mulai tanggal 10 Oktober 2019.

3. Ajari Aku Islam
Nah, ini dia salah satu film yang paling ditunggu-tunggu di bulan Oktober, yaitu film Ajari Aku Islam. Film bergenre romance religi ini, dibintangi oleh pasangan artis yang baru saja melangsungkan pernikahannya di bulan Agustus 2019 lalu, yaitu Cut Meyriska dan Roger Danuarta.

Cut Meyriska berperan sebagai Fidya S Lubis, seorang muslimah keturunan Batak-Aceh yang tinggal hanya berdua dengan ayahnya, yaitu Zulham S Lubis, karena ibunya sudah meninggal sejak ia masih remaja. Film Ajari Aku Islam dijadwalkan rilis pada 17 Oktober 2019.

4. Susi Susanti – Love All
Film biopik Susi Susanti – Love All dibintangi oleh Laura Basuki dan Dion Wiyoko ini, tentang perjalanan hidup atlet bulu tangkis putri Indonesia yaitu Susi Susanti dari masa kecil hingga ia memenangkan kejuaraan bulu tangkis di Olimpiade Barcelona tahun 1992, serta kisah asmaranya dengan Alan Budikusuma.

Selain itu, juga film biopik ini juga menceritakan polemik identitas kewarnegaraan legenda bulu tangkis di tengah perjuangannya membela Indonesia di laga internasional. Film yang diproduksi oleh Damn I Love Indonesia Movies bersama dengan Oreima Films, East West Synergy dan Melon Indonesia ini, dijadwalkan akan rilis pada 24 Oktober 2019.

Baca Juga : Fakta Aquanus Superhero Bumilangit

5. Lampor: Keranda Terbang
Rilis bulan Oktober 2019 nanti ada Lampor: Keranda Terbang. Film karya sutradara Guntur Soeharjanto, dibintangi oleh aktris dan aktor ternama Indonesia lho yaitu Adinia Wirasti, Dion Wiyoko, Nova Eliza, Steffi Zamora, Unique Prescilla, Mathias Muchus, dan Djenar Maesa Ayu.

Lampor ini diangkat dari mitos yang beredar di masyarakat yang berada di daerah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Kisahnya berawal dari kembalinya Netta (Adinia Wirasti) dan keluarga kecilnya ke kampung halamannya di Temanggung, setelah 25 tahun yang lalu ia tinggalkan bersama ibunya, karena perbuatan sesat ayahnya yang membuat ibunya marah.

Penasaran dengan kelanjutan ceritanya? Saksikan saja di bioskop-bioskop di kotamu mulai tanggal 31 Oktober 2019.

6. Nagabonar Reborn
Film Nagabonar Reborn merupakan film versi baru dari Nagabonar yang booming di tahun 1987 lalu. Di film versi terbarunya ini, dibintangi oleh Gading Marten, Citra Kirana, Ely Sugigi, hingga aktor senior Roy Marten dan Donny Damara juga ikut berpartisipasi di film bergenre komedi ini.

Film yang disutradarai oleh Dedi Setiadi, mengambil latar cerita perang kemerdekaan yang terjadi di Sumatra Utara. Film Nagabonar Reborn ini dijadwalkan akan tayang di bulan Oktober mendatang, namun tanggal rilisnya masih dirahasiakan oleh pihak produksi film.

Nah, itulah ulasan film keren Indonesia yang rilis Oktober 2019. Dari 6 film di atas, mana nih yang paling kamu nantikan?